You are currently viewing 7 Kesalahan Umum dalam Menggunakan Masker Respirator
7 Kesalahan Umum dalam Menggunakan Masker Respirator

7 Kesalahan Umum dalam Menggunakan Masker Respirator

Masker Respirator (Particulate Respirator) adalah respirator yang menggunakan media filter untuk menangkap partikel padat maupun cair yang melayang di udara, sehingga membantu melindungi sistem pernapasan dari paparan kontaminan pertikulat dari luar.

Partikel yang dapat disaring diantaranya: debu, asap hasil pembakaran, asap las, kabut cair, serat, serta partikel biologis tertentu seperti bakteri dan virus tertentu. Particulate respirator digunakan pada berbagai industri seperti: pertambangan, konstruksi, pengelasan, pengolahan kayu, industri semen, manufaktur, farmasi, laboratorium, dan sebagainya.

Namun dalam penggunaannya, ada beberapa kesalahan yang kerap diabaikan, diantaranya sebagai berikut.

  1. Mengabaikan Fit Check.
    Respirator harus kedap Udara. Tidaklah tepat jika menganggap masker sudah pas hanya karena menutupi wajah.
    Cara memastikan masker sudah terpasang dengan benar dengan cara berikut: letakkan kedua tangan di atas masker dan tarik napas dalam-dalam. Jika Anda merasakan udara masuk dari celah tepi atau sekitar hidung, kencangkan kembali tali pengikat atau sesuaikan kawat hidungnya.
  2. Menggunakan masker dengan katup (valve) saat Anda sakit di tempat umum. Respirator yang dilengkapi katup udara memang nyaman digunakan karena mengurangi pengembunan. Jika Anda menggunakan respirator berkatup untuk mencegah penularan penyakit, yang terjadi adalah katup menyaring udara yang masuk, tetapi membiarkan udara yang dihembuskan keluar tanpa disaring. Jangan menggunakan masker jenis ini di tempat umum saat Anda sakit.
  3. Ukuran masker yang tidak sesuai.
    Masker yang terlalu longgar memberikan celah bagi partikel berbahaya untuk masuk. Saat memakai masker, pastikan tepi masker menempel erat dan pas di seluruh area kulit wajah.
  4. Memasang tali masker secara asal.
    Jangan menyilangkan tali respirator atau mengaitkan kedua tali pada posisi yang sama. Letakkan tali masker bagian atas di atas telinga. Letakkan tali masker bagian bawah di bawah telinga atau di belakang leher. Jangan memasang tali masker secara bersilangan.
  5. Memakai kembali masker yang rusak atau terkena cairan.
    Jika masker kotor, rusak, lembab karena terlalu banyak berkeringat, segera buang dan ganti. Jangan memakai ulang masker yang bagian dalamnya sudah kotor atau rusak.
  6. Memegang dan menyentuh bagian depan masker.
    Saat memakai masker, bagian depan filter dipenuhi partikel yang tersaring. Saat memasang atau melepas masker, pegang bagian tali pengait dan hindari menyentuh bagian permukaannya.
  7. Memiliki rambut wajah.
    Rambut wajah (jenggot atau jambang) di area yang bersinggungan dengan bagian tepi masker dapat merusak kerapatan sehingga partikel udara dapat masuk tanpa tersaring. Pengguna respirator disarankan untuk mencukur bersih area wajah yang bersentuhan dengan tepi masker.

CIG memiliki beberapa seri masker respirator, yaitu: CIG 801F, CIG 801FV, CIG 901F, dan CIG 901FV). CIG Particulate Respirator memberikan perlindungan maksimal dengan tetap mempertahankan kenyamanan. Dirancang untuk melindungi dari partikel berbahaya tanpa mengurangi kemampuan bernapas. Dilengkapi dengan katup pembuangan napas (exhalation valve), CIG Particulate Respirator membantu mengurangi panas dan kelembapan yang menumpuk di dalam masker. Dengan ukuran medium standar Asia sehingga pengguna dapat bernapas lebih mudah dan tetap nyaman bahkan saat melakukan aktivitas berat.

Dapatkan seri respirator CIG di www.serbaselamat.com.