Merawat Alat Keselamatan Kerja wajib dilakukan dengan cara membersihkan secara rutin, menyimpannya secara baik, dan melakukan pemeriksaan kondisi APD secara berkala. Hal ini agar APD dalam keadaan layak ketika digunakan kembali dan tetap berfungsi dengan baik. Yang terpenting dalam perawatan APD adalah dengan melakukannya secara rutin. APD harus dicek kelayakannya agar selalu dalam kondisi bagus saat digunakan.
Selain dirawat, perhatikan tanda-tanda kerusakan kecil atau aus pada APD, agar segera diperbaiki atau diganti. Kerusakan kecil jika dibiarkan berlarut dalam waktu lama, akan membuat kerusakan yang lebih fatal dan bisa berakibat terganggunya fungsi APD.
Perawatan secara baik, berkala akan memperpanjang usia pemakaian APD dan memastian fugsinya tetap optimal. Patuhi dan ikuti cara perawatan dan penyimpanan yang tertera pada kemasan.
Berikut beberapa tips yang bisa kita lakukan untuk merawat APD.
- Helm Safety.
Bersihkan helm safety dengan kain lembab dan lembut. Gunakan sabun/deterjen ringan. Hindari menggunakan bahan pembersih bersifat keras dan abrasif yang bisa merusak lapisan pelindung. Periksa kelayakan helm secara berkala, periksa apakah ada retak atau penyok. Hindari menyimpan helm safety dengan cara ditumpuk. Hal ini bisa menyebabkan helm rusak saat terjatuh. - Kacamata Safety.
Bersihkan kacamata dengan kain microfiber. Gunakan cairan pembersih lensa khusus, atau air sabun dengan pH netral. Hindari menggosok terlalu keras yang bisa merusak lensa/kaca. Bersihkan dan keringkan dengan lap lembut. Hindari penggunaan tisu atau bahan kasar. Simpan kacamata dalam case yang aman. Saat meletakkan kacamata di meja, posisi lensa menghadap ke atas, agar tidak tergores. Jauhkan dari bahan kimia keras dan suhu ekstrem. Bersihkan secara berkala untuk membersihkan debu yang menempel. - Pelindung Pendengaran (earplug dan earmuff).
Alat keselamatan kerja ini berfungsi mencegah iritasi telinga dan meredam kebisingan di lingkungan industri atau konstruksi. Earmuff menutup seluruh telinga, sedangkan earplug masuk ke saluran telinga. Earplug sekali pakai (single use earplug) harus dibuang setelah digunakan 1 shift kerja. Untuk earplug yang dapat digunakan kembali (reusebale earplug), dicuci dengan sabun ringan dan air hangat. Lap dengan kain lembut lalu keringkan dengan udara. Hindari mencuci dengan sabun yang mengandung bahan kimia keras. Untuk earmuff, bersihkan earcup dan ear cushion menggunakan deterjen ringan dan air hangat. Jangan mencelupkan earmuff ke dalam air. Pastikan bahan peredam suara di dalam penutup telinga tidak basah. Periksa headband secara berkala, apakah masih lentur atau sudah longgar. Ganti ear cushion (bantalan telinga) dan busa di dalamnya secara berkala, sesuai arahan produsen dan pemakaian. Setelah dibersikan dan dikeringkan, simpan di tempat yang kering, hindari paparan sinar matahari langsung. - Masker wajah/Respirator.
Selalu bersihkan respirator segera setelah digunakan. Untuk respirator dengan fiter yang dapat diganti, lepaskan komponen filter sebelum dibersihkan. Ganti filter saat filter kotor, atau ikuti jadwal penggantian yang disarankan produsen. Sebelum digunakan kembali, cek kelayakan respirator. Pastikan respirator tetap menutup hidung, mulut dan dagu rapat tanpa celah. - Pakaian Kerja. Pakaian kerja safety meliputi: coverall, work vest, dan lain-lain. Pakaian kerja sekali pakai, harus langsung dibuang setelah digunakan. Pakaian kerja yang bisa dipakai berkali-kali dibersihkan setelah digunakan menggunakan deterjen ringan. Hindari penggunaan pemutih dan jangan diseterika. Panas setrika dapat merusak lapisan reflektor pada pita reflektif. Jangan dikeringkan dalam pengering pakaian, cukup dikeringkan dengan udara. Hindari menyimpan pakaian kerja di tempat yang mudah terpapar bahan kimia yang bisa merusak bahannya.
- Sepatu safety.
Lepaskan tali sepatu sebelum dibersihkan. Dengan sikat berbulu lembut, hilangkan lumpur, kotoran, atau serpihan dari bagian atas dan sol sepatu. Gunakan air dan sabun ringan. Bersihkan sisa sabun dengan kain bersih dan lembab. Keringkan di tempat berventilasi baik pada suhu ruangan. Untuk sepatu kulit, oleskan semir atau kondisioner lembut untuk merawat kulit sepatu dan mencegah retak. Simpan sepatu safety di tempat kering dan sejuk untuk mencegah tumbuhnya jamur.
.
Setelah dibersihkan, simpan APD di tempat yang kering, hindari paparan sinar matahari langsung. Jangan menyimpan APD di tempat lembab yang bisa merusak bahan APD secara perlahan.
Jangan menumpuk benda berat di atas APD. Simpan dan letakkan APD di tempat yang mudah ditemukan. Sebelum digunakan Kembali, periksa lebih dahulu kondisi APD, pastikan tidak ada kerusakan dan layak digunakan.
Kecelakaan tidak terjadwal. Pastikan pastikan APD selalu dalam kondisi optimal.

